Wednesday, January 20, 2016

Ilmuwan Abadikan Momen ketika Black Hole Sedot Bintang

(Foto: Phys)

CALIFORNIA - Tim internasional dari astrofisikawan yang dipimpin ilmuwan dari Johns Hopkins University untuk pertama kalinya menyaksikan sebuah bintang ditelan oleh lubang hitam dan menyemburkan flare bergerak dengan kecepatan hampir setara cahaya.

Dilansir dari Phys, Sabtu (28/11/2015), penemuan ini ditulis pada Kamis, 25 November di jurnal Science. Menurut Sjoert van Velze, sebuah bintang sebesar matahari "terpeleset" dari orbitnya sehingga dia tersedot oleh supermassive black hole."Peristiwa ini sangat langka. Ini pertama kalinya kami melihat segala sesuatu dari kehancuran bintang diikuti dengan peluncuran arus kerucut, yang juga disebut jet, dan kami melihatnya selama beberapa bulan," ujar van Velze.


Black Hole merupakan ruang yang begitu padat dan memikiki gaya gravitasi yang kuat. Black Hole menyebabkan gas dan bahkan cahaya, membuat mereka tak terlihat dan menciptakan efek kekosongan dalam struktur ruang.


Lubang hitam supermasif merupakan yang terbesar dari lubang hitam. Ia diyakini ada di pusat galaksi yang paling masif dan terletak di ujung yang lebih ringan dari lubang hitam supermasif spektrum. Besarnya hanya sekitar satu juta kali massa Matahari, tetapi kekuatannya bisa untuk melahap bintang.



(okezone)
Read More - Ilmuwan Abadikan Momen ketika Black Hole Sedot Bintang

Thursday, January 15, 2015

Panorama di Mars

Panorama di Mars
CALIFORNIA - NASA tidak hanya memiliki robot penjelajah Mars bernama Curiosity, badan antariksa Amerika Serikat ini juga mempunyai robot yang dinamakan Opportunity. Terkini, Opportunity menjepret foto panorama yang memperlihatkan lanskap lingkungan di Mars yang diambil pada 6 Januari 2015.
Dilansir Space, Rabu (14/1/2015), NASA rover Opportunity menangkap pemandangan planet merah di dekat Endeavour Crater. Robot tersebut mengambil foto pada 6 Januari 2015 dari atas Cape Tribulation, tepi barat kawah Endeavour.
Kabarnya, puncak tertinggi dari Cape Tribulation itu memiliki ketinggian 135 meter. NASA mengatakan, Opportunity berhasil mencapai titik posisi daratan Mars tertinggi sejak robot tersebut mencapai tepi Endeavour.
"Pemandangan ini merupakan salah satu yang termegah dalam karir Mars Opportunity yang hampir 11 tahun dan mencapai eksplorasi lebih dari 25,8 mil (41,6 kilometer)," kata pejabat NASA.
Robot Opportunity memiliki kembaran robot kembaran yang bernama Spirit. Akan tetapi, Spirit sudah berhenti berkomunikasi dengan Bumi sejak Maret 2010. Opportunity masih melanjutkan penjelajahan di Planet Merah. Kedua robot NASA itu mendarat di Mars sejak Januari 2004.
Opportunity yang memiliki enam buah roda ini mulai menunjukkan tanda-tanda usia tua. Robot tersebut baru-baru ini ditemukan memiliki masalah dengan memori flash atau bagian yang digunakan untuk menyimpan informasi walau daya sudah dimatikan.
Opportunity saat ini tidak bisa menyimpan data dan gambar sepanjang malam saat daya sedang dimatikan. Sehingga, robot ini menembakkan atau mengirimkan data setiap hari (siang) sebelum robot itu dimatikan pada malam hari.




(okezone)
Read More - Panorama di Mars

Thursday, December 13, 2012

Bantah Isu Kiamat 2012, NASA Tayangkan Video Kalender Maya

Foto: Examiner
CALIFORNIA - Berakhirnya kalender penanggalan suku Maya yang dikaitkan dengan peristiwa kiamat pada 21 Desember 2012 terus menjadi sorotan. Kali ini, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kembali menyanggah isu kiamat tersebut.


Dilansir dari CNET, Kamis (13/12/2012), NASA dalam kampanyenya terus berusaha untuk menyangkal isu Kiamat dengan merencanakan sebuah video yang dirilis pada 22 Desember 2012 - sehari setelah Kalender Maya berakhir- dipercaya sebagai hari kiamat. 


Video itu akan menunjukan bahwa kalender Maya tidak benar-benar berakhir pada 21 Desember 2012 dan bangsa yang tinggal di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah tidak memprediksi mengenai akhir kehidupan di dunia.


Melalui video itu, NASA mencoba mendiskusikan mengenai peradaban Maya termasuk bahasa, astronomi, dan pengukuran waktu yang telah banyak disalahtafsirkan oleh sejumlah pihak sebagai kiamat. 


Selain itu, NASA juga menjelaskan tidak ada planet Nibiru atau benda angkasa lain yang menuju bumi. Jika ada, benda tersebut mungkin sudah terlihat di langit.  Sementara isu Kiamat membuat sejumlah warga dunia resah, rumor ini memberikan dampak negatif pada kondisi psikologis seseorang. 




Read More - Bantah Isu Kiamat 2012, NASA Tayangkan Video Kalender Maya

Tuesday, December 11, 2012

Ini dia, fakta NASA terkait kiamat 2012


CALIFORNIA - National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengatakan, ada segelintir orang yang berencana untuk merayakan dalam skala besar terkait berakhirnya dunia yang jatuh pada 21 Desember 2012. Berdasarkan kalender suku Maya, tanggal tersebut merupakan siklus berakhirnya kalender Maya atau menandakan akhir dari b'ak'tun ke 13.

Badan antariksa asal Amerika Serikat ini juga mengatakan, beberapa dari mereka yang percaya kabar mengenai kiamat di 21 Desember 2012, merasa tertekan secara psikologis. Sehingga, rumor tersebut mempengaruhi aktivitas kehidupan mereka dan berujung pada aksi bunuh diri remaja.

Internet menjadi media efektif yang juga berperan dalam menyebarkan informasi mengenai kiamat di 2012. Media online dikatakan sebagai media yang turut menyebarkan terkait beredarnya desas-desus planet asing, Nibiru, yang akan menghujam Bumi di 2012.

Pekan lalu, Pemerintah Rusia mencoba untuk "mencerahkan" dan mengakhiri pembicaraan hari kiamat, setelah orang-orang mulai panik. Sebagian dari mereka dikabarkan menimbun persediaan, sehingga mereka masih memiliki minyak tanah serta kebutuhan lainnya untuk menghadapi rumor kiamat tersebut.

Menyikapi kepanikan masyarakat dunia, Ilmuwan NASA mengambil langkah serius untuk meredakan situasi tersebut dengan menerbitkan sebuah lembar fakta yang bertajuk Beyond 2012: Why the World Won't End, yang berisi tentang informasi bahwa tak ada kiamat di 21 Desember 2012.

NASA juga menjelaskan, tidak ada planet Nibiru atau planet apapun yang akan menghantam Bumi. Rotasi bumi juga tidak secara mendadak terbalik (reverse), serta tidak ada bahaya dari badai matahari raksasa.

"Dunia tidak akan berakhir pada 2012. Planet kita baik-baik saja untuk lebih dari 4 miliar tahun (ke depan). Ilmuwan yang kredibel di seluruh dunia tahu bahwa tidak ada ancaman yang terkait dengan 2012," tegas NASA, seperti dikutip News, Selasa (4/12/2012).


(okezone)


Read More - Ini dia, fakta NASA terkait kiamat 2012

Kiamat suku maya membuat panik warga dunia

Kuil Suku Maya (Foto: Thehollywoodgossip)
CALIFORNIA - Mendekati 21 Desember 2012, tanggal yang disebut-sebut sebagai waktu di mana dunia akan berakhir, telah membuat panik sebagian warga dunia. Kalendar suku Maya menyebutkan, tanggal tersebut merupakan akhir dari siklus kalendar atau b'ak'tun ke 13.

Dilansir Telegraph, Selasa (11/12/2012), ketakukan mengenai akhir dunia menyebar luas di seluruh dunia hanya beberapa hari hingga tiba akhir dari kalendar suku Maya. Tanggal tersebut dikatakan sebagai akhir sejarah Bumi.

Menjelang 21 Desember 2012, yang menandakan konklusi dari "Hitungan Panjang" 5.125 tahun kalendar suku Maya, menimbulkan kepanikan di sebagian negara seperti China dan Rusia. Kabar tersebut sampai "melaris-maniskan" penjualan tempat penampungan khusus untuk bertahan hidup di Amerika Serikat.

Di Prancis, seperti yang diungkap beberapa waktu lalu, dikabarkan menjadi tempat singgahnya alien di sebuah gunung. Mereka yang percaya kiamat 21 Desember 2012 pun bersiap-siap untuk berkumpul untuk bertemu dengan alien (makhluk asing) yang akan menyelamatkan mereka.

Kondisi "keguncangan psikologis" ini makin diperparah dengan rumor adanya planet Nibiru yang konon akan menghantam Bumi di 2012. Selain itu, kabar lainnya seperti komet raksasa atau asteroid yang akan menubruk Bumi serta badai matahari raksasa.

Uniknya di Amerika Serikat, Ron Hubbard yang merupakan pencipta tempat penampungan bawah tanah berteknologi tinggi mendapatkan keuntungan melimpah karena bisnisnya meledak.

"Kami sudah pergi dari satu bulan untuk satu hari," ujar Ron. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki opini tentang kalendar suku Maya.

Namun, ketika astrofisikawan datang menghampiri Ron dan membeli tempat penampungannya, ia diberi tahu bahwa akan ada efek dari badai matahari, radiasi dan  EMPs (electromagnetic pulses).

"Saya akan pergi ke bawah tanah pada 19 Desember dan keluar pada 23 Desember. Ini hanya dalam kasus bahwa siapapun akan baik-baik saja," tuturnya.

Di China, dikabarkan seorang pria membangun kapal untuk mengantisipasi kiamat 2012. Pria bernama Lu Zhenghai dari wilayah barat laut China, kabarnya menghabiskan dana sebesar USD160 ribu (sekira Rp1,536 miliar) untuk menciptakan perahu yang mirip dengan bahtera atau kapal nabi Nuh.

Kapal ini diyakininya sebagai alat yang akan mengangkut keluarganya ketika terjadi banjir besar sebagai dampak dari rumor kiamat tersebut. Sementara itu, NASA secara agresif berusaha untuk menghilangkan ketakutan hari kiamat.

Badan antariksa asal Amerika Serikat ini mengungkap bahwa tidak adanya bukti terkait planet Nibiru dan rumor lainnya seputar kiamat yang terjadi di 2012. Untuk diketahui, suku Maya sendiri menolak setiap gagasan yang menyebutkan dunia akan berakhir.

Pedro Celestino YAC Noj, seorang pertapa suku Maya mengatakan, ia akan membakar biji dan buah untuk menandakan akhir dari kalendar tua pada sebuah upacara di Kuba. "Tanggal 21 adalah untuk memberikan terima kasih dan rasa syukur serta menyambut siklus baru di tanggal 22," pungkasnya.


(okezone)
Read More - Kiamat suku maya membuat panik warga dunia

Monday, December 10, 2012

Bintang "Gagal" Bisa Membentuk Planet Mirip Bumi

Bintang ISO-Oph 102 (foto: Live Science)
WASHINGTON - Pengamatan terhadap bintang yang disebut sebagai kurcaci coklat mengindikasikan potensi terbentuknya sebuah planet seukuran Bumi. Petunjuk mengenai terbentuknya planet tersebut terlihat dari butiran-butiran padat di sebuah cakram sekeliling bintang itu.

Dilansir dari Live Science, Senin (10/12/2012), bintang tersebut bernama ISO-Oph 102 dan berjarak 400 juta tahun cahaya dari Bumi. Bintang itu disebut bintang gagal karena diduga hanya memiliki sedikit partikel debu dan bergerak terlalu cepat untuk menggerakkan proses pembuatan planet.

Teori pembentukan planet yang ada saat ini mengatakan bahwa planet berbatu terbentuk seiring butiran-butiran padat yang mengorbit sebuah protobintang (salah satu tahap pembentukan bintang), saling bertabrakan dan melekat.

"Kami sangat terkejut telah menemukan butiran padat dalam ukuran milimeter di dalam cakram kecil itu," ujar pimpinan penelitian tersebut, Luca Ricci.

"Butiran padat seukuran itu mestinya tidak bisa terbentuk di wilayah dingin luar sebuah cakram, di sekeliling kurcaci coklat. Tapi tampaknya kini mereka bisa terbentuk," imbuhnya.

Namun Ricci tidak dapat memastikan bahwa proses tersebut bisa menghasilkan sebuah planet berbatu yang utuh. Hal yang terlihat saat ini adalah langkah pertama menuju ke sana.


(okezone)
Read More - Bintang "Gagal" Bisa Membentuk Planet Mirip Bumi

Tuesday, September 18, 2012

Gunung Soputan Kembali Meletus

semburan abu gunung soputan (foto beritamanado)

Semburan Abu Vulkanik Gunung Soputa (foto beritamanado)
Gunung Soputan meletus dan mengeluarkan lahar panas. Kondisi ini dipantau jelas oleh para warga Minahasa Tenggara (Mitra) yang bermukim di sekitaran kaki gunung dan bisa melihat jelas kondisi gunung, Selasa (18/9/2012).

"Soputan tadi meletus sekitar jam 3 sore lebih sedikit, dan mengeluarkan lahar panas," ujar Yunitha Sigar warga Silian Raya.

Kondisi terakhir Gunung Soputan saat ini mengeluarkan asap putih setelah meletus dan warga masih berjaga-jaga di rumah masing-masing.

"Kami masih di rumah masing-masing, ya lihat-lihat saja dari jauh kondisi Gunung Soputan," pungkasnya.

Warga Silian Raya mengaku sudah terbiasa dengan letusan Gunung Soputan dan tercatat letusan terkuat adalah 30 tahun silam di 1982 dan ketebalan debu Gunung Soputan mencapai lebih dari 30 sentimeter di tanah dan atap warga.

Koordinator pemantau Gunung Berapi di Desa Maliku Kecamatan Amurang Timur, Sandy Manengkey saat dimintai keterangannya pada Selasa (18/9/2012) mengatakan bahwa, aktivitas Gunung Soputan sejak kemarin masih tinggi pasca letusan Gunung Soputan waktu lalu.

“Sejak meletus dari mulut Gunung Soputan tersebut, masih mengeluarkan debu panas, dan asap panasnya mengarah ke Utara, sinar apinya mencapai 250 meter, dengan ketinggian asap kira-kira 5000 meter. Guguran larva panas mengarah ke barat daya,” ujar dia.
Lanjut dia, kalau saat ini status Gunung Soputan ini masih siaga.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Mitra, bahwa petugas pos pemantau wilayah Minsel sedikit mengalami kesulitan untuk memprediksi arah semburan abu vulkanik. Ini dikarenakan kondisi arah angin yang tidak pasti.
Sedangkan untuk ketinggian semburan juga tidak bisa diukur dikarenakan konsisi cuaca yang berkabut. “Jika angin tidak bergerak banyak, semburan debu akan mengarah kebagian timur. Karena tiupan angin lebih condong bertuip ke bagian timur,” jelas Kasie Penanggulangan Bencana BPBD Mitra, Erick Manarionsong.
Diakuinya juga, bahwa letusan yang terjadi belum pada level tinggi, namun pihaknya terus melakukan pemantauan dibeberapa titik.
Tak berselang beberapa jam kemudian, tepat pukul 16.00 Wita, hujan disertai debu Gunung Soputan menerpa sebagian besar wilayah Ibukota Ratahan.
BPBD Mitra bekerjasama dengan Dinas Kesehatan langsung berkoordinasi untuk membagikan bantuan masker kepada masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui persis lokasi-lokasi yang menjadi korban semburan Soputan.



(sumber : tribunmanado, manadotoday, beritamanado)
Read More - Gunung Soputan Kembali Meletus

Sunday, July 15, 2012

Laut California Keluarkan Cahaya Biru

Laut California (foto: Steve Skinner via Dailymail)
CALIFORNIA - Pada tengah malam, deburan ombak di laut California menyala biru. Fenomena aneh ini tertangkap kamera seorang fotografer yang sengaja mencari momen nyala biru itu.
Diwartakan Dailymail, Minggu (15/7/2012), seorang fotografer yang bernama Steve Skinner, sengaja mengunjungi pantai California pada malam hari demi melihat fenomena itu. Ketika ombak menubruk bibir pantai, biasanya akan terlihat kilauan cahaya warna biru.

Kilauan itu disebabkan oleh alga yang sedang mekar. Ketika tertubruk ombak, tumbuhan  itu melepaskan cahaya biru yang disebut bioluminescence.

Meskipun penampilannya indah, alga yang berjumlah besar tersebut sebenarnya memiliki dampak merusak. Pasalnya, tumbuhan ini mengurangi kadar oksigen di air dan melukai ikan-ikan.
Ini adalah fenomena yang sangat populer dan orang datang untuk melihatnya terutama saat fenomena itu sedang terjadi," ujar Skinner.

Saya pernah melihat ini sebelumnya, tapi tak pernah sampai seterang ini. Terakhir kali saya lihat, warna cahayanya cenderung hijau redup, namun kali ini sungguh menakjubkan," imbuhnya.
 
 
 
(Okezone)
Read More - Laut California Keluarkan Cahaya Biru

Friday, June 22, 2012

Indahnya pasir setelah diperbesar 110 kali

Pasir adalah adalah sebuah kecil bagian dari sejarah bumi milyaran tahun yang lalu, bahkan ketika penciptaan bumi pertama kali, benda ini telah memenuhi bumi dan menjadi bagian awal mula munculnya kehidupan.
Pasir sendiri tercipta dari sisa-sisa ledakan gunung berapi, mengikis pegunungan, organisme mati, dan bahkan struktur buatan, pasir dapat mengungkap sejarah-baik biologi dan geologi-lingkungan lokal. Seorang ilmuwan Gary Greenberg meneliti pasir lebih dalam, ternyata pasir dapat mengungkapkan warna yg spektakuler dari segi bentuk maupun tekturnya.
Berikut ini bentuk-bentuk pasir dalam bentuk 3D oleh Greenberg dengan menggunakan Mikroskop Edge 3D (pembesaran 110 kali), kumpulan butiran pasir dari belahan dunia.














(Sumber: beritaunik.net)
Read More - Indahnya pasir setelah diperbesar 110 kali

Friday, May 11, 2012

Terowongan kereta api 'romantis' di Ukraina






Jalan kaki bergandengan tangan dengan orang tercinta. Para muda-mudi yang sedang dalam jatuh cinta, harus memasukan tempat ini dalam salah satu tempat didunia yang paling romantis.
India bisa saja memiliki Taj Mahal, dan paris yang adalah kota cinta, namun Ukraina memiliki hal luar biasa ini, yakni 'Terowongan Cinta'.
Ada satu hal yang kita tahu, itu adalah jalur kereta api. Dan ketika (semua sudah tahu) waktunya tiba, terowongan jadi agak berisik.

Yang agak tidak romantis, terowongan itu memiliki panjang 3 kilometer dan merupakan jalur kereta api swasta yang melayani pabrik serat papan dekat kota Klevan, sebelah timur negara tersebut. Kereta itu berjalan sekitar 3 kali sehari untuk membawa kayu ke pabrik.

Namun di musim semi, jalan yang indah dan pohon-pohon yang ada menjadi saksi untuk sebuah perjalanan yang sangat berbeda, perjalanan dalam cinta. Tempat ini merupakan tempat favorit para muda-mudi untuk berjalan-jalan bersama orang yang dicintainya.

keajaiban terjadi ketika pohon yang berjejer di tepian rel bertambah banyak dan menciptakan lengkungan tertutup berdaun di atas jalur kereta, dan menyerupai terowongan.

Dikatakan bahwa pasangan-pasangan bisa datang kesini untuk membuat permohonan, dan jika mereka tulus dalam cinta mereka, permohonannya akan menjadi kenyataan.
Digambarkan disini adalah Anton Kozachuk, 18 tahun, dan Nastya Guz, 16 tahun.

 









(Sumber)
Read More - Terowongan kereta api 'romantis' di Ukraina