Wednesday, July 18, 2012

Kenang Steve Jobs, Mata Wozniak Berkaca-kaca

Suasana Acara Steve Wozniak di Jakarta (rou/inet)
Jakarta - Steve Wozniak tak dapat menyembunyikan kesedihannya di hadapan ratusan orang yang menghadiri seminarnya di Jakarta, saat mengenang kepergian Steve Jobs, sahabat karib seperjuangannya saat merintis Apple Computer Inc.

Dalam audiensi bersama peserta yang hadir dalam seminar Creativity & Innovation, di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (17/7/2012), co-founder Apple ini sempat menunjukkan raut muka kesedihan yang mendalam saat ditanya soal Jobs.

"Saya sangat merindukannya. Saya harap dia ada di sini sekarang, menemani saya berbagi pengetahuan dan passion tentang teknologi. Saya rasa tak ada pemimpin teknologi seperti dia," kata Woz, sapaan akrabnya, dengan mata berkaca-kaca.

Woz pun mengenang masa-masa sulitnya bersama Steve Jobs. Bagaimana ia memulai segalanya, dan apa saja yang membuat Jobs takut saat Apple masih menjadi perusahaan start-up teknologi.

"Anak muda seperti saya dan Steve Jobs, kami tak punya uang untuk memulai bisnis. Tapi kami begitu bergairah dengan apa yang kami lakukan, ide-ide kami".

"Banyak anak muda saat ini yang memiliki ide, saya rasa anak-anak muda ini seperti kami dahulu. Mereka menciptakan banyak hal dan ingin melakukan pekerjaan yang bagus. Kalian harus berani mengambil setiap langkah kecil yang kalian bisa saat ini. Jika tak punya uang, cari alternatif lain. Tunjukkan ide kalian".

"Sebelum memulai Apple, Steve Jobs dan saya sudah berteman lebih dari lima tahun. Kami membagi uang fifthy-fifthy. Dia kerja untuk Atari, dan dia menemukan cara untuk menjual. Kami memulai partnership. Kami memulainya dari garasi, tempat kami tinggal".

"Steve (Jobs) selalu khawatir akan ada perusahaan yang menjatuhkan kami. Oh my god, kami dan IBM tidak dalam level yang sama saat itu. Apple terlalu mahal, tak terjangkau harganya saat keluar pertama kali. Jadi, baiknya kita tunggu sampai produk ini siap, sangat baik, jadi semua bisa memiliki. Manfaatkan waktu sebaik mungkin," papar Wozniak.



(detik.com)
Read More - Kenang Steve Jobs, Mata Wozniak Berkaca-kaca

Tuesday, May 8, 2012

Kalimat yang wajib dibaca karyawan baru Apple

(geek)

Jakarta - Bekerja di perusahaan sekelas Apple tentu membahagiakan. Ingin tahu apa kalimat sambutan yang pertama kali dibaca oleh karyawan baru Apple?

Seorang pekerja baru Apple menjepret kertas bertuliskan kalimat pertama yang diberikan padanya sebagai karyawan baru Apple. Kemudian, ia mempostingnya ke Instagram.

Tampak kertas tersebut bertuliskan seperti ini:

"There's work and there's your life work The kind of work that has your fingerprints all over it. The kind of work that you'd never compromise on. That you'd sacrifice a weekend for. You can do that kind of work at Apple. People don't come here to play it safe. They come here to swim in the deep end. They want to work to add up to something.

Something big. Something that couldn't happen anywhere else. Welcome to Apple,"

Dikutip detikINET dari Geek, Selasa (8/5/2012), agaknya semua karyawan baru Apple akan menerima kalimat sambutan tersebut. Dari artinya, tampak Apple ingin karyawannya bekerja keras dan berinovasi.

"The kind of work that you'd never compromise on. That you'd sacrifice a weekend for," dianggap sebagai permintaan agar karyawan Apple bersedia bekerja keras, bahkan kalau perlu sampai akhir pekan.

Kemudian kalimat "People don't come here to play it safe. They come here to swim in the deep end. They want to work to add up to something," merupakan pernyataan bahwa karyawan Apple harus terus berinovasi. Tentunya untuk menciptakan produk hebat selanjutnya.

Kantor Apple sendiri sejatinya tidak terbuka untuk semua karyawan. Lingkungan kerja di Apple banyak menyimpan rahasia. Tingkat keamanan sangat ketat. Para karyawan tahu Apple sedang menggarap produk besar jika ada sistem keamanan baru seperti penambahan tembok, pengetatan sekuriti dan penutupan kaca di beberapa ruangan.



(Sumber)
Read More - Kalimat yang wajib dibaca karyawan baru Apple

Thursday, May 3, 2012

Smart TV, Kebutuhan atau Sekadar Gaya?

Samsung ES8000

Jakarta - Smart TV sejatinya dibuat untuk memperkaya pengalaman penggunanya dibanding ketika memakai televisi konvensional. Tapi di Indonesia, sebagian besar fitur canggih di televisi pintar itu justru tidak terpakai.

Pengguna Smart TV memang kian populer di berbagai negara, di Korea Selatan misalnya. Televisi jenis ini sudah banyak ditemukan di rumah-rumah penduduk menggantikan televisi konvensional yang sebelumnya ada.

Di Indonesia pun geliat pengguna Smart TV juga kian terasa. Meski belum bisa dikatakan banyak, namun jumlahnya cukup membuat Samsung menghadirkan telvisi pintar terbaru mereka di Tanah Air.

"Di Indonesia penggunanya memang belum terlalu banyak. Saya belum punya data untuk tahun ini, tapi di 2011 lalu penggunanya mencapai 2.500," ujar Amon Sabara, Content Manager, CE Business Samsung Apps.

Meski begitu, tak semua pengguna televisi pintar di Indonesia memanfaatkan semua fitur yang ada, kebanyakan justru masih menggunakanya layaknya televisi biasa.

"Memang, dari semuanya (pengguna) paling hanya sekitar 40% yang benar-benar memakainya. Selebihnya mungkin membeli karena prestis," jelas Amon, saat ditemui detikINET di Pacific Place, Kamis (3/5/2012).

Penjelasan Amon memang bukan tebakan belaka. Sebab televisi pintar Samsung mensyaratkan pengguna untuk melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Nah, proses pendaftaran ini hanya dilakukan saat terhubung ke internet.

"Jadi kita tahu pasti jumlahnya. Tapi mungkin kondisi internet di Indonesia yang membuatnya demikian," tandas Amon.

Smart TV memang bukanlah barang baru. Televisi jenis ini sudah mulai diproduksi secara komersil sejak 2007 silam dan terus dipercanggih hingga saat ini. Bahkan tevisi pintar terbaru Samsung sudah bisa diperintah lewat suara dan gerakan tangan.




(Sumber)
Read More - Smart TV, Kebutuhan atau Sekadar Gaya?

Apple vs Samsung, Mau Sampai Kapan 'Perangnya'?

Ilustrasi (ist)

California - Setahun lebih Samsung dan Apple terlibat perang paten yang merambah cukup banyak negara. Paten yang mereka permasalahkan sudah cukup banyak sehingga membuat hakim di pengadilan mungkin merasa kesal.

Ya, hakim Lucy Koh di U.S. District Court for the Northern District of California meminta kedua belah perusahaan untuk menurunkan jumlah paten yang diperdebatkan. Sebab, terlalu banyaknya paten yang dibahas, sekitar 16, membuat juri pengadilan agak kesulitan.

"Saya kira itu kejam dan tidak biasa bagi para juri. Jika Anda ingin maju ke trial pengadilan pada bulan Juli, hal ini tidak bisa diterima," kata hakim Lucy pada kedua belah pihak.

Kasus antara Samsung dan Apple rencananya akan diperiksa pengadilan AS pada bulan Juli. Akan tetapi Lucy menilai jika terlalu banyak paten yang diajukan, pemeriksaan bisa tertunda sampai tahun depan.

Dikutip detikINET dari Cnet, Kamis (3/5/2012), Koh pun meminta Apple dan Samsung duduk bersama membahas kemungkinan apakah ada gugatan yang bisa diselesaikan secara damai di luar pengadilan.

Pertarungan hukum antara Samsung dan Apple sudah berlangsung sekitar setahun. Dimulai dari gugatan awal Apple pada Samsung di bulan April 2011, saat ini eskalasi pertarungan keduanya sudah sampai di 10 negara. 



(Sumber)
Read More - Apple vs Samsung, Mau Sampai Kapan 'Perangnya'?

Monday, April 30, 2012

Mark Zuckerberg Gabung Viddy Si 'Instagram untuk Video'

Jakarta - Aplikasi berikut sering disebut-sebut sebagai Instagram untuk video. Dengan partipasi nama besar seorang Mark Zuckerberg, nama Viddy diprediksi makin melambung.

Benar, mungkin hanya tinggal hitungan waktu untuk melihat kesuksesan Viddy -- aplikasi berbagi video yang dimaksud.

Zuckerberg diketahui baru saja mendaftar di aplikasi tersebut dan memposting video pertamanya. Di bawah nama 'Zuck', ia mengunggah video anjingnya Beast yang tengah bermain di dalam rumah.

Video itu sontak menjaring 1.200 like dari pengguna lainnya, meski tak ada yang spesial dari video itu kecuali memang pemiliknya adalah seorang bos Facebook.

Pengguna Viddy baru saja melampaui 15 juta user dan dengan kehadiran Zuckerberg, ia berpotensi makin dikenal dan bertumbuh.

Keikutsertaan Zuck menambah panjang daftar nama-nama beken yang terlibat di Viddy. Dilansir dari TheNextWeb, Senin (30/4/2012), sejumlah penyanyi papan atas dan sosok penting lainnya resmi menjadi investor Viddy.

Selain rapper Jay-Z dan Shakira, aktor Will Smith dan pendiri Twitter Biz Stone juga tertarik menanamkan modalnya di aplikasi yang sempat meraih gelar iPhone App of the Week ini.



(Sumber)
Read More - Mark Zuckerberg Gabung Viddy Si 'Instagram untuk Video'

Sunday, April 29, 2012

Pendiri Apple Puji Windows Phone

Jakarta - Salah satu pendiri Apple, Steve Wozniak membuat pernyataan yang membuat Microsoft sedikit tersenyum. Teman seperjuangan Steve Jobs tersebut telah menjajal Nokia Lumia 900 dengan OS Windows Phone, dan hasilnya tidak terlalu mengecewakan.

Dalam sebuah wawancara, Wozniak berbicara tentang bagaimana Microsoft telah membuat platform intuitif yang mudah digunakan dan yang paling penting antarmuka yang "indah". Dia juga menyebut Windows Phone tidak bisa dibandingkan dengan Android.

"Menurut saya Windows Phone memiliki penampilan visual yang superior dan isyarat operasi yang juga lebih menarik," ucap Wozniak, seperti dikutip detikINET dari The Next Web, Minggu (29/4/2012).

Keterpukauan Wozniak terhadap Windows Phone juga diselipi dengan pernyataan yang mengatakan keindahan platform ini hasil rekayasa orang Apple yang dibayar oleh Microsoft.

"Saya menduga bahwa Microsoft menyewa seseorang dari Apple dan memiliki peran di user interface (UI) dan tampilan beberapa aplikasi kunci. Saya juga menduga bahwa Steve Jobs mungkin telah berinkarnasi di WP, karena banyak dari apa yang saya lihat dan rasakan dengan ponsel ini membuat saya memikirkan banyak hal Apple secara besar," duganya.

Kendati sejumlah pujian sudah dilontarkan oleh Wozniak, dia tetap memilih iPhone sebagai perangkat ponsel favoritnya. Bukan semata-mata karena dia pernah menjadi bagian dari perusahaan Apple, namun lebih ke aplikasi yang ditawarkan di iOS jauh lebih banyak tersedia di App Store.



(Sumber)
Read More - Pendiri Apple Puji Windows Phone

Friday, April 27, 2012

Tanpa Steve Jobs, Apple Perlahan Menyusut

CALIFORNIA – Berhasil dengan penjualan perangkat yang gemilang, ternyata masih menyisakan prediksi negatif tentang masa dengan Apple. Seperti CEO Forrester Research George Colony yang percaya bahwa tanpa Steve Jobs, Apple seperti tanpa kemudi dan berlayar melawan arah angin sehingga akhirnya keberhasilan akan menurun.

Mendiang Jobs, seperti yang diketahui
Read More - Tanpa Steve Jobs, Apple Perlahan Menyusut

Wednesday, April 25, 2012

Asal-usul Masalah di Update Android

CALIFORNIA - Tidak ada platform perangkat lunak yang sepenuhnya bebas bug. Alasannya, jumlah kode yang digunakan serta kebutuhan meng-update kode tersebut agar tetap kompetitif, sistem operasi apapun akan sulit menghindari gangguan.
Read More - Asal-usul Masalah di Update Android