Saturday, December 22, 2012

Kiamat 21 Desember 2012 Tak Terbukti

Seorang pria berkostum kesatria Maya menari di depan Piramida Kukulkan di Meksiko (Foto: Nbcnews)
WASHINGTON - Menurut kalender suku Maya, Jumat, 21/12/2012 merupakan tanggal berakhirnya siklus kalender, yang menandakan pergantian dari baktuns ke 13, menuju baktuns ke 14. Rumor seputar kiamat yang terjadi di 2012 pun, akhirnya bisa disaksikan bersama pada hari Jumat kemarin, yakni tak ada satupun tanda-tanda yang "membahayakan".

Dilansir Nbcnews, Sabtu (22/12/2012), sejauh ini, tidak ada badai Matahari yang "menggoreng" Bumi, tak ada gunung-gunung yang jatuh ke laut. Matahari terbit di monumen Maya kuno di Meksiko, di mana ribuan orang di sana berkumpul untuk menyongsong era baru.

Lalu apa yang terjadi kemudian? John Henderson, antropolog di Cornell University mengatakan dirinya tidak berpikir bahwa akan ada ancaman yang menghabisi nyawa manusia di Bumi. "Saya tidak berpikir akan ada kawanan jaguar atau macan yang turun dari langit," celoteh John.

Arkeolog dan astronom telah sepenuhnya menolak segala sesuatu tentang mitos kiamat 2012. Bahkan, suku Maya sendiri tidak pernah berharap dunia berakhir ketika kalender Hitungan Panjang bergulir lebih dari siklus 144.000 hari di 2012.

Medan magnetik Bumi tidak akan rusak. Tidak ada ancaman benda luar angkasa atau planet asing yang akan menabrak Bumi.

NBCnews melaporkan, tidak semuanya tentang 21/12/2012 adalah malapetaka dan kesuraman. Pada hari ini, turis dan para wisatawan berbondong-bondong menuju reruntuhan Maya Chichen Itza.

Mereka menyambut fajar di hari Jumat dan memulai zaman baru dengan ritual lama dan baru. "Ada ledakan kesadaran melalui ini. Kami menjadi milyarder energi. Membuka untuk menerima lebih banyak cahaya dan banyak kebahagiaan," ungkap musisi asal California bernama Shambala Songstar.

Minu Nair, seorang turis berusia 27 tahun dari India, bercanda tentang hubungan kiamat setelah mendaki ke puncak piramida Maya di Coba, yang membutuhkan satu jam perjalanan dari Chichen Itza. "Setidaknya kami bisa mengatakan bahwa kami melihat akhir dari dunia," tuturnya sembari tertawa.

Namun, tidak semua menunjukkan keceriaan atau kegembiraan. "Kami harus berhati-hati terhadap psikosis (kelainan jiwa) massa," ujar peramal Meksiko yang terkenal, Antonio Vazquez Alba. Menurut Associated Press, Vazquez memperingatkan para pengikutnya untuk menjauh dari pertemuan massa pada Jumat.

Ini perlu diperhatikan untuk menghindari kekhawatiran tentang penyerbuan atau bahkan bunuh diri massal seperti yang pernah mereka lihat sebelumnya.


(sumber)
Read More - Kiamat 21 Desember 2012 Tak Terbukti

Friday, December 21, 2012

Dua "Kengerian" yang Konon Terjadi di 21/12/12

(Foto: Space)
CALIFORNIA - Rumor mengenai kiamat suku Maya yang terjadi di 21/12/2012 terus bergulir. Sebagian kalangan mengatakan bahwa isu ini hanyalah isapan jempol belaka, namun sebagian lainnya mencoba mengaitkan peristiwa ini dengan ilmu pengetahuan.

Dilansir Ibtimes, Rabu (19/12/2012), NASA meyakini bahwa akhir dari dunia yang terjadi di 2012 serta kalkulasi kalender suku Maya adalah salah. Mayoritas percaya bahwa tanggal tersebut hanya menandakan siklus waktu yang baru.

Skenario kemudian berlanjut dengan penjelasan ilmiah, yang dikait-kaitkan akan menimbulkan ketidakseimbangan yang kabarnya akan terjadi di akhir Desember 2012 ini. Ketakutan mengenai munculnya kiamat 2012 ini, menyebut dua persitiwa alam seperti badai Matahari raksasa dan kesejajaran planet-planet.

Fenomena badai Matahari atau Corona Mass Injections (CME), disebut-sebut akan terjadi yang menimbulkan gangguan terhadap kehidupan di planet, termasuk Bumi. Konon, letupan atau jilatan api raksasa ini akan melepaskan sejumlah awan elektron, ion dan atom melalui corona Matahari ke luar angkasa.

CME ini akan menyebarkan angin surya dan medan magnetik ke seluruh penjuru di luar angkasa. Sehingga, bila intensitas CME yang besar ini akan menerpa Bumi, maka akan menyebabkan badai geomagnetik yang melumpuhkan tenaga listrik untuk periode waktu yang lama.

Selain itu, berdasarkan pengamatan radio teleskop Murchison Widefield Array di Australia, menemukan bahwa CME ini bisa berpotensi merusak satelit komunikasi, tenaga listrik serta sistem navigasi GPS. Sementara untuk kesejajaran planet-planet di sistem Tata Surya, maka kabarya akan membuat Bumi menjadi sepenuhnya gelap gulita.

Dalam astronomi, ada istilah syzygy yang merupakan konfigurasi garis lurus pada tiga planet di sistem gravitasi. Oleh karena ketiga planet ini berada dalam posisi yang sejajar, maka akan ada daya tarik menarik gravitasi yang kuat, sehingga memengaruhi kestabilan planet.

Dengan demikian, konon, akan ada saling tubruk antara benda luar angkasa, yang juga berpotensi menimbulkan tabrakan antar planet di luar angkasa. Selain itu, dampak lain yang bisa dialami planet seperti gempa bumi, letusan gunung api serta perubahan kutub dan sumbu planet.


(sumber)
Read More - Dua "Kengerian" yang Konon Terjadi di 21/12/12

Apakah Dunia Benar-Benar Akan Berakhir Hari Ini

Ilustrasi (Foto: 2012apocalypse)
CALIFORNIA - Apakah dunia akan benar-benar berakhir hari ini, 21 Desember 2012? Menurut beberapa kalangan, kalender suku Maya memprediksi bahwa itu akan terjadi.

Dilansir Machineslikeus, Jumat (21/12/2012), antropolog Larry Zimmerman dari Indiana University-Purdue University Indianapolis mendiskusikan teori terkait berakhirnya dunia dalam sebuah kelas di IUPUI. Diskusi tersebut bertajuk, "Suku Hilang, Benua Sunken dan Astronot Kuno: Pseudosains, Ilmu Retak, dan Masa Lalu".

"Kami mencakup prediksi akhir dunia, karena mereka begitu umum dalam sejarah manusia," ujar Zimmerman. Ia mengatakan, orang-orang yang percaya kiamat suku Maya mengklaim bahwa mereka tidak mengerti tentang sistem kalender suku Maya.

"Kalender Maya berdasarkan siklus 394 tahun bernama baktuns. Baktun ke 13 sejak tanggal kisah terciptanya Maya 5.126 tahun lalu yang berakhir di Jumat (hari ini). Lalu, kita baru saja memulai baktun ke 14," terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kiamat suku Maya ini diungkap oleh para penganut Zaman Baru, yang dahulu pernah diungkap di 1960an hingga 1970an. Industri turis yang diuntungkan dengan memanfaatkan momen tersebut, khususnya di Meksiko serta internet berperan besar dalam menyebarkan rumor tersebut.

Kesalahan informasi akhir dari dunia ini meliputi penggunaan kalender batu Aztec sebagai kalender suku Maya. Aztec dan Maya dipisahkan oleh dua geografi dan waktu.

Suku Maya tinggal di Yucatan, Guatemala, Belize, Honduras dan kebanyakan di Amerika Tengah. Sementara Aztec di Meksiko tengah dan berkembang sekira 1400 sampai 1600 masehi.

"Ya, suku Aztec memiliki kalender dan itu mirip dengan kalender Maya yang jauh lebih canggih. Akan tetapi, apa yang kami ketahui tentang kalender Maya tidak berasal dari kalender batu," pungkasnya.


(sumber)
Read More - Apakah Dunia Benar-Benar Akan Berakhir Hari Ini

Tuesday, December 11, 2012

Ini dia, fakta NASA terkait kiamat 2012


CALIFORNIA - National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengatakan, ada segelintir orang yang berencana untuk merayakan dalam skala besar terkait berakhirnya dunia yang jatuh pada 21 Desember 2012. Berdasarkan kalender suku Maya, tanggal tersebut merupakan siklus berakhirnya kalender Maya atau menandakan akhir dari b'ak'tun ke 13.

Badan antariksa asal Amerika Serikat ini juga mengatakan, beberapa dari mereka yang percaya kabar mengenai kiamat di 21 Desember 2012, merasa tertekan secara psikologis. Sehingga, rumor tersebut mempengaruhi aktivitas kehidupan mereka dan berujung pada aksi bunuh diri remaja.

Internet menjadi media efektif yang juga berperan dalam menyebarkan informasi mengenai kiamat di 2012. Media online dikatakan sebagai media yang turut menyebarkan terkait beredarnya desas-desus planet asing, Nibiru, yang akan menghujam Bumi di 2012.

Pekan lalu, Pemerintah Rusia mencoba untuk "mencerahkan" dan mengakhiri pembicaraan hari kiamat, setelah orang-orang mulai panik. Sebagian dari mereka dikabarkan menimbun persediaan, sehingga mereka masih memiliki minyak tanah serta kebutuhan lainnya untuk menghadapi rumor kiamat tersebut.

Menyikapi kepanikan masyarakat dunia, Ilmuwan NASA mengambil langkah serius untuk meredakan situasi tersebut dengan menerbitkan sebuah lembar fakta yang bertajuk Beyond 2012: Why the World Won't End, yang berisi tentang informasi bahwa tak ada kiamat di 21 Desember 2012.

NASA juga menjelaskan, tidak ada planet Nibiru atau planet apapun yang akan menghantam Bumi. Rotasi bumi juga tidak secara mendadak terbalik (reverse), serta tidak ada bahaya dari badai matahari raksasa.

"Dunia tidak akan berakhir pada 2012. Planet kita baik-baik saja untuk lebih dari 4 miliar tahun (ke depan). Ilmuwan yang kredibel di seluruh dunia tahu bahwa tidak ada ancaman yang terkait dengan 2012," tegas NASA, seperti dikutip News, Selasa (4/12/2012).


(okezone)


Read More - Ini dia, fakta NASA terkait kiamat 2012

Monday, December 10, 2012

Bintang "Gagal" Bisa Membentuk Planet Mirip Bumi

Bintang ISO-Oph 102 (foto: Live Science)
WASHINGTON - Pengamatan terhadap bintang yang disebut sebagai kurcaci coklat mengindikasikan potensi terbentuknya sebuah planet seukuran Bumi. Petunjuk mengenai terbentuknya planet tersebut terlihat dari butiran-butiran padat di sebuah cakram sekeliling bintang itu.

Dilansir dari Live Science, Senin (10/12/2012), bintang tersebut bernama ISO-Oph 102 dan berjarak 400 juta tahun cahaya dari Bumi. Bintang itu disebut bintang gagal karena diduga hanya memiliki sedikit partikel debu dan bergerak terlalu cepat untuk menggerakkan proses pembuatan planet.

Teori pembentukan planet yang ada saat ini mengatakan bahwa planet berbatu terbentuk seiring butiran-butiran padat yang mengorbit sebuah protobintang (salah satu tahap pembentukan bintang), saling bertabrakan dan melekat.

"Kami sangat terkejut telah menemukan butiran padat dalam ukuran milimeter di dalam cakram kecil itu," ujar pimpinan penelitian tersebut, Luca Ricci.

"Butiran padat seukuran itu mestinya tidak bisa terbentuk di wilayah dingin luar sebuah cakram, di sekeliling kurcaci coklat. Tapi tampaknya kini mereka bisa terbentuk," imbuhnya.

Namun Ricci tidak dapat memastikan bahwa proses tersebut bisa menghasilkan sebuah planet berbatu yang utuh. Hal yang terlihat saat ini adalah langkah pertama menuju ke sana.


(okezone)
Read More - Bintang "Gagal" Bisa Membentuk Planet Mirip Bumi

Saturday, September 8, 2012

Must Read : Sikat Gigi yang menyelamatkan Stasiun Luar Angkasa Dari Bencana

Sikat gigi yang berhasil menyelamatkan Stasiun Luar Angkasa I



Aksi astronot Williams dan Akihido Hoshide berusaha memasang komponen MBSU


Kedengarannya seperti adegan dalam Film MacGyver. Tapi ini adalah kisah nyata. Kombinasi kerja keras, tekad, dan kecerdikan membuat dua astronot, Sunita Williams dan Akihiko Hoshide, berhasil memperbaiki sistem energi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
ISS yang bernilai US$100 miliar atau Rp 956,5 triliun berhasil diselamatkan menggunakan sebuah sikat gigi seharga US$3 atau setara Rp28.000.

Masalah terjadi minggu lalu, saat Williams dan Hoshide mencoba untuk mengganti unit listrik yang rusak, yang disebut main bus switching unit (MBSU). Ada empat MBSU di Stasiun Luar Angkasa Internasional, seberat 2.220 pound atau 1.006,9 kg, yang berfungsi mengumpulkan energi dari panel surya.

Akibat satu MBSU yang rusak, energi yang diterima dan kemudian bisa digunakan ISS menjadi terbatas. Jika listrik mati di bumi saja bisa membuat pusing, di luar angkasa bisa berakibat fatal. Para astronot wajib untuk menggantinya.

Williams dan Hoshide sudah berusaha untuk memasang MBSU baru pada 30 Agustus 2012 lalu, namun mereka kesulitan memasang semua sekrup pengaman. Sementara, jika MBSU tidak diamankan semestinya, ia bisa copot dan lenyap di rimba angkasa luar.

Usut punya usut, ternyata, ada benda semacam debu, mirip serutan logam yang terkumpul di dalam mur, yang menyulitkan baut terpasang.

Upaya mereka secara berulang-ulang untuk membersihkan mur, membuat mereka terpaksa ke luar dari kapsul luar angkasa dalam waktu lama. "Lebih dari 10 jam dalam pakaian luar angkasa. Tidak ke toilet dan tidak ada makan siang," kata dia dalam blognya tentang upaya berat mereka.

Lalu, tim astronot di ISS bersama tim NASA di bumi, berpikir keras untuk mencari jalan keluar dari masalah itu.

Sikat gigi yang berhasil menyelamatkan Stasiun Luar Angkasa InternasionalIde cemerlang pun tercetus, memanfaatkan alat dan bahan seadanya di ISS. Karena tak mungkin mendatangkan alat baru dari bumi. Yakni, sikat kawat untuk membersihkan serpihan logam, dan sikat gigi untuk membersihkan sekaligus melumasi bagian dalam mur.

Setelah berjuang empat jam, menggosok, MBSU akhirnya bisa terpasang dengan mudah. "Sepertinya kalian telah memperbaiki stasiun," astronot Jack Fischer bicara dari ruang pengendali misi NASA, Johnson Space Center di Houston, Texas. "Beberapa hari ini seperti kembali ke adegan Apollo 13. NASA berhasil mengatasinya. Selamat pada seluruh tim."

Untuk diketahui, pada 11 April 1970, NASA harus menghentikan misi Apollo 13.  Salah satunya akibat daya yang terbatas, suhu kabin yang melorot, kurang air. Untung seluruh kru selamat dan berhasil mendarat ke bumi pada 17 April 1970.

Direktur penerbangan NASA, Ed Van Cise mengakui, sempat terbesit soal Apollo 13 dalam pikiran saat itu. "Tentu saja, kegagalan bukan pilihan, itu yang saya tekankan berkali-kali. Kami bertekad harus menginstalnya."


(Vivanews)
Read More - Must Read : Sikat Gigi yang menyelamatkan Stasiun Luar Angkasa Dari Bencana

Friday, August 24, 2012

Robotik Curiosity Bisa Bertemu Alien di Mars?

Ilustrasi Curiosity (foto: IGN)
WASHINGTON - Mendaratnya Curiosity di Mars akan membuat dunia bisa melihat banyak video dari permukaan Planet Merah tersebut, beberapa bulan mendatang.

Mesin robotik berkaki enam dan bertenaga nuklir itu telah mengirim beberapa gambar Gale Crater, tempatnya mendarat. Curiosity pun segera melanjutkan perjalanannya menuju gunung terdekat yang berketinggian tiga mil. Para ilmuwan dan seluruh dunia akan menyaksikan dan menduga-duga apa yang akan ditemukan Curiosity.

Diwartakan Live Science, Kamis (23/8/2012), banyak orang juga akan mencari bukti kehidupan di Mars. Curiosity mungkin saja menemukannya.

Sebelumnya, gambar-gambar yang diperoleh NASA telah diklaim sebagai petunjuk adanya kehidupan di Planet Merah.

Seorang bernama Richard Hoagland mengklaim bahwa foto tahun 1976 berisi wilayah Cydonia di Mars menunjukkan wajah yang menyerupai manusia. Foto yang dinamai "Face on Mars" itu meraih kepopuleran di dunia nternasional seiring Hoagland berspekulasi mengenai penemuan mengejutkan miliknya: Apakah ini tanda dari para alien? Lalu ke mana perginya mereka yang membangun monumen menakjubkan ini?

Pada 5 April 1998, Mars Global Surveyor memotret lokasi yang sama menggunakan resolusi ang jauh lebih tinggi ketimbang yang bisa diperoleh pada 1976. Hasilnya menunjukkan bahwa sebuah wilayah yang mengalami erosi besar-besaran dan wajah tersebut merupakan efek dari rendahnya resolusi gambar. Otak memiliki kecenderungan melihat bentuk manusia dan wajah lewat tipuan cahaya dan kegelapan.

Pada 2001, seorang astronom amatir menemukan sesuatu yang dipercaya sebagai bangunan rektanguler misterius di permukaan Mars. Dia menemukannya saat melihat program Google Mars yang menampilkan gambar planet tersebut. Astronom profesonal kemudian menjelaskan bahwa artifak tersebut tercipta akibat interferensi cahaya kosmik. Anomali bentuk tercipta di kamera yang mengambil gambar, bukan di permukaan Mars.

Pada 2010, sekelompok fisikawan yang dipimpin peneliti di Emory University, Courtney Brown mengklaim telah menemukan kehidupan di Mars melalui foto NASA. Bukan sekedar tanda kehidupan biasa, Brown dan kelompoknya mengklaim keberadaan sebuah kubah industrial dan cerobong asap yang menjulang darinya. Namun tidak perlu perdebatan panjang, tidak ada bukti lain yang mengungkap kubah industri milik alien pernah ditemukan.

Sejarah dan psikologi manusia menunjukkan bahwa cepat atau lambat, satu atau lebih dari ribuan gambar yang dikirimkan oleh Curiosity dari Mars sana akan memiliki sebuah kekeliruan, anomali, atau tipuan cahaya yang mungkin diterjemahkan sebagai bukti manusia Mars. Mungkinkah kehidupan tersebut (di Mars) benar ada?


(okezone)
Read More - Robotik Curiosity Bisa Bertemu Alien di Mars?

Wednesday, July 18, 2012

Makanan untuk perjalanan ke Mars di 2030

Maya Cooper Menunjukkan Salah Satu Menu Vegan Pizza (Foto: Vancouversun)
HOUSTON - Tim ilmuwan dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) memiliki misi untuk membuat menu makanan dalam rencana perjalanan ke Mars di 2030. Diharapkan pemilihan menu yang tepat akan membuat astronot tetap bugar dan astronot memiliki kesempatan untuk memasak di luar angkasa.

Dilansir Vancouversun, Rabu (18/7/2012), astronot yang melakukan perjalanan ke stasiun luar angkasa memiliki berbagai macam makanan yang tersedia bagi mereka. Menu makanan tersebut berjumlah sekira 100. Namun, kesemua makanan itu telah disiapkan dan dibekukan dengan daya tahan hingga minimal dua tahun.

Selain itu, menu juga harus cukup bagi tim astronot yang berjumlah enam hingga delapan. Namun, ini bukanlah sesuatu yang sederhana, mengingat dibutuhkan enam bulan untuk sampai ke planet merah tersebut. Astronot akan tinggal di Mars selama 18 bulan, dan kemudian memerlukan waktu enam bulan lagi untuk bisa mendarat ke Bumi.

Salah satu pilihan yang direncanakan oleh ilmuwan Maya Cooper dan timnya di Johnson Space Center, Houston, mempertimbangkan bagi astronot untuk memiliki ruang perawatan, "Martian Greenhouse."

Mereka akan memiliki berbagai buah-buahan dan sayuran dari wortel serta paprika, dalam larutan hidroponik. Sehingga, mereka akan menanam tumbuhan itu dalam air mineral khusus, bukan tanah.

Para astronot akan merawat kebun mereka dan menggunakan bahan-bahan makanan itu, yang dikombinasikan dengan tumbuhan lain seperti kacang-kacangan dan rempah-rempah yang diangkut dari Bumi untuk menyiapkan makanan mereka.

"Menu itu menguntungkan, karena memungkinkan para astronot untuk benar-benar memiliki tanaman hidup yang tumbuh. Sehingga bisa memberi nutrisi yang optimal dengan buah-buahan dan sayuran segar. Itu benar-benar memungkinan bagi mereka untuk secara bebas memiliki kapan mereka akan memasak menu," ujar Maya Cooper.

Ia mengatakan, prioritas utama adalah memastikan bahwa para astronot mendapatkan jumlah nutrisi yang tepat. Tidak hanya itu, tercukupinya kalori dan mineral agar mendukung kesehatan fisik serta kinerja mereka selama menjalankan misi luar angkasa tersebut.
 
(okezone)
Read More - Makanan untuk perjalanan ke Mars di 2030

Saturday, July 14, 2012

Mantan Agen CIA Bongkar Rahasia Soal UFO

VISTA – Ternyata pesawat luar angkasa yang tidak berasal dari Planet Bumi ini alias UFO memang ada. Agen rahasia Amerika menemukannya, dan kini rahasia itu dibongkar.

Enam puluh lima tahun lalu, beberapa orang menyaksikan sebuah benda jatuh dari langit di Roswell, New Mexico. Lokasi jatuhnya benda itu segera ditutup oleh tentara, sehingga memancing desas-desus bahwa benda langit itu adalah pesawat dari planet lain alias Unidentified Flying Object (UFO).

Namun pejabat Angkatan Udara Amerika Serikat dengan tegas mengatakan bahwa benda itu merupakan radar cuaca yang diterbangkan dengan balon. Perlahan, desas-desus itu pun menguap dengan sendirinya.

Beberapa hari lalu, Chase Brandon, seorang mantan intel di unit Clandestine Service Dinas Intelijen AS (CIA), mengaku telah membaca dokumen rahasia soal peristwa di Roswell tersebut. Menurut Brandon, laporan Roswell itu tersimpan dalam sebuah lemari besi di bagian Historical Intelligence Collection di kantor pusat CIA, Langley.

"Ada sebuah kotak yang langsung menarik perhatianku. Di situ tertulis satu kata : Roswell," kata Brandon, seperti dikutip Daily Mail, minggu ini.

Betapa terkejutnya Brandon setelah membaca laporan rahasia mengenai peristiwa Roswell tersebut. "Benda itu bukanlah balon radar cuaca, tapi benar seperti apa yang dilaporkan banyak orang," kata Brandon. "Itu jelas pesawat yang tak berasal dari planet ini."

Selama 25 tahun Brandon bekerja sebagai agen "bawah tanah" CIA. Dia terlibat dalam pelbagai operasi anti-terorisme, penyelundupan senjata, dan narkotika.

Brandon tak menjelaskan dengan detail apa isi laporan itu. Dia hanya mengatakan laporan itu berisi tulisan dan dilengkapi foto-foto.

"Tapi semua itu membuktikan, apa yang aku yakini, apa yang orang percaya, benar-benar terjadi," kata Brandon.

Memperkuat cerita Brandon, enam tahun lalu Letnan Walter Haut meninggal dunia. Mantan juru bicara pangkalan Angkatan Udara AS di Roswell saat peristiwa itu terjadi meninggalkan sebuah catatan.

Menurut catatan wasiat Letnan Haut, penjelasan resmi militer AS merupakan pengalih perhatian. Sebenarnya yang terjadi, dia menulis, serpihan pesawat itu disimpan militer AS di sebuah hanggar beserta beberapa tubuh makhluk asing. Pada saat itu, mereka tak mampu mengidentifikasi material pesawat tersebut.

Benarkah penuturan Chase Brandon dan Letnan Haut soal keberadaan alien? Belum ada tanggapan dari pemerintah AS.



(yahoonews)
Read More - Mantan Agen CIA Bongkar Rahasia Soal UFO

Friday, July 13, 2012

Alien Pernah Kunjungi Inggris..?

Ilustrasi (Foto: Getty Images)
LONDON – Berdasarkan dokumen-dokumen Kementerian Pertahanan Inggris, ada banyak penampakan UFO (Unidentified Flying Object) yang dilaporkan di berbagai wilayah Inggris, seperti makhluk tidak berwajah di West Wales dan “orang hitam” yang tampak mencurigakan di Lincolnshire, Inggris.

Dilansir dari Telegraph, Jumat (13/7/2012), dokumen-dokumen itu diterbitkan oleh National Archieves untuk pertama kalinya hari ini, dilengkapi dengan rincian daftar penampakan aneh alien yang aneh dan indah. Penampakan itu termasuk penculikan, sebuah objek yang berubah di sebuah lapangan bola Chelsea, dan satu laporan pada 1950 oleh Pilot yang mengatakan memiliki pengalaman cukup rutin dengan objek terang bersinar.

Dokuman 6.700 halaman yang disusun oleh Kementerian Pertahanan Inggris sehubungan dengan UFO dan makhluk luar angkasa itu kini telah dipublikasikan secara online. Salah satunya menjelaskan sejumlah penampakan alien di West Wales selama 1977, dengan keluhan dari anggota parlemen Nicholas Edward karena telah “dibanjiri” laporan dari konstituen.

Dokumen itu mengungkapkan, seorang wanita yang merupakan pemilik sebuah hotel lokal bercerita tentang objek berbentuk kubah mendarat seperti bulan yang jatuh. Setelah mendarat, katanya, dia mengaku melihat dua perak tinggi seperti manusia tidak berwajah muncul dan mulai melakukan pengukuran dan meninggalkan dia begitu saja dalam keadaan kaget.

Kementerian Pertahanan segera merespon dengan meminta polisi RAF (Royal Air Force) membuat “pertanyaan rahasia” di daerah tersebut, serta mewawancarai wanita yang ketakutan itu. Lalu seorang yang dicurigai iseng, mencatat bahwa baju pelindung perak yang digunakan di kilang minyak telah dipajang di etalase toko terdekat tak lama setelah “orang luar angkasa” terlihat.

Kemudian di Spalding, Lincolnshire, anggota masyarakat lainnya mengatakan kepada polisi bahwa dia menerima kunjungan larut malam dari tiga orang jangkung mengenakan jas hitam dan tampak “bergerak secara diam-diam”. Wanita itu, yang tidak mengingat bertemu dengan alien, telah diamati oleh seorang temannya sedang mengobrol dengan para penyusup menakutkan di kamarnya.

Temannya yang ketakutan itu mengatakan bersembunyi dalam toilet, sampai yang disebut sebagai “orang dengan jas hitam” tersebut pergi dengan mobil jaguar hitam.

Pada 1992, dua orang pria mengklaim telah diculik oleh alien dan mengalami hipnosis regresi saat bepergian di sepanjang A70 di Skotlandia. Mereka mengatakan kepada Kementerian Pertahanan, UFO telah muncul dan menjatuhkan “tirai cahaya di seberang jalan”.

Pada 1999, seorang polisi yang bertugas di Chelsea FC melaporkan melihat persegi atau berlian berbentuk sebuah objek bergerak di langit dan berubah bentuk. Selain itu, pada 1959, RAF Air Commodore, Hugh Anthony Caillard memberitahu staff Intelijen Pertahanan lewat sebuah memo mengenai apa yang dia lihat.

“Saya tidak pernah menolak UFO sebagai bagian dari imajinasi dan pada sekira 5 ribu jam penerbangan, saya pernah melihat sebuah objek, yang pada saat itu (1958) saya terbang melintasi Amerika Serikat (AS) pada sekira (ketinggian) 40 ribu kaki,” jelas Caillard.

“Ketika saya melihat objek terang yang bersinar melebihi tempat ketinggian saya, pada saat itu pesawat jet tersebut bukan pertama kali melakukan debutnya. Dan saya melaporkan fenomena itu ke pusat laporan kontrol lalu lintas udara, tapi yang menerima laporan pengamatan itu seolah-olah hal tersebut sebagai sesuatu yang sangat rutin,” pungkasnya.



(Okezone)
Read More - Alien Pernah Kunjungi Inggris..?

Saturday, July 7, 2012

Kapal Nabi Nuh Ditemukan di Turki?

(Foto: Foxnews)
ANKARA - Sekelompok penjelajah Evangelis (pendeta) China dan Turki mengklaim bahwa sisa-sisa bongkahan kayu yang mereka temukan di gunung Ararat, wilayah Turki bagian Timut, menunjukkan tanda-tanda peninggalan kapal Nabi Nuh.

Dilansir Foxnews, Sabtu (7/7/2012), para penjelajah ini mengatakan bahwa perhitungan penanggalan karbon membuktikan relik yang pernah ada sejak 4.800 tahun lalu, yang berarti pada saat itu, kapal tersebut sedang mengapung. Gunung Ararat telah lama diduga sebagai tempat peristirahatan terakhir dari kapal Nabi Nuh oleh kaum Evangelis dan Literalis untuk mengesahkan kisah-kisah Alkitab.

Yeung Wing-Cheung dari tim peneliti Departemen International Noah Ark yang mengungkap penemuan itu mengatakan, "Ini tidak 100 persen bahwa ini adalah kapal Nabi Nuh, namun kami pikir ini 99,9 persen merupakan kapal nabi Nuh," ungkapnya. Ada beberapa laporan mengenai temuan yang mengindikasikan sisa-sisa bahtera Nabi Nuh, dan yang paling dikenal adalah temuan yang dilakukan arkeolog Ron Wyatt pada 1987.

Pemerintah Turki menyatakan, area situs penemuan di gunung Ararat itu sebagai taman nasional. Setelah ditemukannya objek berbentuk perahu yang membentang di gunung tersebut.

Kalangan evangelis yakin bahwa saat ini temuan mengenai kapal Nabi Nuh itu cenderung merupakan artefak yang sebenarnya. Mereka menyerukan agar peneliti Dutch Ark, Gerrit Aalten, untuk memverifikasi keabsahannya.

"Arti penting dari penemuan ini adalah, bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah penemuan bahtera Nabi Nuh didokumentasikan dengan baik dan mengungkapkannya kepada masyarakat di seluruh dunia," ujar Aalten. Ia mengutip banyak detail yang sesuai dengan catatan sejarah dari kapal itu, ia pun percaya bahwa ini adalah temuan arkeologi yang sah.

"Ada sejumlah bukti kuat bahwa struktur yang ditemukan di gunung Ararat, Turki Timur itu adalah Bahtera Nuh yang legendaris," kata Aalten. Perwakilan Departemen International Noah Ark mengatakan bahwa struktur kapal itu mengandung beberapa kompartemen (bagian yang terpisah), terdapat balok kayu yang mereka percaya digunakan untuk kelompok rumah hewan.

Selama konferensi pers, anggota tim Panda Lee menggambarkan ketika mereka mengunjungi situs itu. "Di Oktober 2008, saya melakukan pendakian gunung dengan tim dari Turki. Pada ketinggian lebih dari 4.000 meter, saya melihat struktur yang dibangun dengan benda yang menyerupai papan kayu," tuturnya.

"Setiap papan memiliki lebar 8 inci. Saya bisa melihat tenons (duri), bukti konstruksi kuno yang lebih ada terlebih dahulu ketimbang penggunaan paku logam," tambahnya.
Ia menceritakan bahwa dirinya bersama tim berjalan sekitar 100 meter ke situs lain.

"Saya melihat fragmen kayu yang rusak yang tertanam dalam gletser, dengan panjang sekira 20 meter. Saya mengamati lanskap dan menemukan bahwa struktur kayu itu secara permanen tertutup oleh es dan batuan vulkanik," imbuhnya.

Pejabat Lokal di Turki akan meminta pemerintah pusat di Ankara untuk mengajukan status sebagai UNESCO World Heritage. Sehingga, situs itu dapat dilindungi beberapa waktu, selama penggalian arkeologi besar di tempat tersebut.

(Okezone)
Read More - Kapal Nabi Nuh Ditemukan di Turki?

Wujud Makhluk Misterius Yang Tinggal Di Mars!!!!

(Foto: London24)
LONDON – Ilmuwan mengungkapkan bahwa kemungkinan besar terdapat makhluk hidup di Mars. Mereka membuat sketsa yang menunjukkan makhluk hidup yang ada di planet tersebut berbentuk menyerupai ubur-ubur.

Dilansir London24, Jumat (6/7/2012), menurut ilmuwan, pemandangan popular dari makhluk alien serta E.T yang bersahabat dan mesin pembunuh telah kian meluas. Bahkan, ilmuwan yakin kehidupan di luar bumi adalah lebih mungkin berbentuk ubur-ubur.

Seperti yang diungkapkan ilmuwan luar angkasa, Maggie Aldrein-Pocock, yang telah merampungkan studinya dari Imperial College London. Dia menjelaskan bahwa beberapa ilmuwan telah menyarankan adanya hidrotermal yang memicu terjadinya penciptaan kehidupan awal.

“Beberapa ilmuwan telah menyarankan bahwa lubang hidrotermal, yang membawa panas dan memancarkan air kaya mineral melalui dasar laut, bisa memberikan percikan yang memicu penciptaan kehidupan awal,” ujar Maggie.

Ilmuwan asal Jepang baru-baru ini mensimulasikan kondisi di dalam lubang termal dan mampu menghasilkan arus listrik. “Mereka berpikir bahwa ini bisa membantu mengubah karbon dioksida menjadi molekul organik kompleks yang membentuk precursors kehidupan,” ungkapnya.

Maggie mengatakan, semakin diketahuinya tentang kondisi, di mana kehidupan bisa terjadi, maka perhitungan ilmuwan akan tepat pula mengenai kemungkinan kehidupan ekstraterrestrial (di luar bumi) tersebut.

Ilmuwan menyayangkan adanya kehampaan besar di ruang intergalaksi dan tidak adanya teknologi mesin ruang waktu yang dapat menjawab misteri kehidupan di luar bumi.
(Okezone)
Read More - Wujud Makhluk Misterius Yang Tinggal Di Mars!!!!

Friday, June 22, 2012

Terungkap!! Benda Langit yang jatuh di Balaraja

Benda langit jatuh di Duren Sawit (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
Misteri benda yang jatuh dari langit di Kampung Nagrek, Desa Sentul, Balaraja, Tangerang, akhirnya terungkap. Hasil penelitian Lembaga penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), menyatakan benda tersebut bukan dari langit. Benda yang jatuh menghancurkan sebuah sepeda motor dan melukai warga merupakan flywheel atau roda gila. Mesin itu diketahui milik PT Mandiri Union Sejati yang terletak di Jalan Raya Serang Km 26.5, Kampung Tobat, Balaraja.

"Benda tersebut merupakan flywheel atau roda gila yang lepas dari mesin utama saat pecah," kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Balaraja, Inspektur Dua Rolando Hutajulu, Jumat 22 Juni 2012

Mesin itu terpental dengan kecepatan 900 rpm dari lokasi pabrik yang berjarak kurang lebih 1 Km dari lokasi jatuhnya benda. Hingga saat ini polisi masih menggali keterangan untuk mengetahui penyebab pecahnya
flywheel
atau roda gila yang diameternya berukuran 180 Cm itu.

Benda asing yang sempat diduga meteor atau sampah antariksa jatuh di sebuah mess Karyawan PT Mitra Rejeki, Kamis subuh 21 Juni 2012. Benda itu dan menghancurkan sebuah sepeda motor hingga melukai Riswan seorang karyawan yang tengah tidur.





(Sumber: VIVAnews)
Read More - Terungkap!! Benda Langit yang jatuh di Balaraja

Thursday, June 21, 2012

Teleskop kecil temukan planet asing!!!

ilustrasi KELT-1b (foto: Astronomy.com)
WASHINGTON - Para astronom menggunakan sebuah teleskop darat berukuran kecil untuk menemukan dua planet asing di sekitar bintang terang yang jauh dari Bumi. Kedua planet tersebut terdeteksi sebagai raksasa gas.

Mereka menggunakan Kilodegree Extremely Little Telescope (KELT) di wilayah selatan Arizona. Menurut para peneliti itu, teleskop ini menggunakan lensa yang kekuatannya hanya sekira kamera digital kelas mutakhir.

"KELT sedikit lebih kecil dari teleskop Kepler, namun meski kecil, menurut kami teleskop ini bisa diandalkan," ujar Thomas Beatty dari Ohio State University, seperti dilansir Mashable, Kamis (21/6/2012).

Hot Jupiter
Salah satu eksoplanet yang ditemukan adalah KELT-1b. Planet ini merupakan dunia yang begitu padat dan panas. Planet asing ini sebagian besar tersusun dari metallic hydrogen, berukuran sedikit lebih besar ketimbang Jupiter namun memiliki massa 27 kali lebih besar.

Dunia asing dari jenis ini disebut sebagai Hot Jupiter karena berwujud sebagai planet gas raksasa yang mengorbit sangat dekat dengan bintang induknya. Bahkan karena sangat dekat, KELT-1b menyelesaikan satu orbit hanya dalam 29 jam.

KELT-1b terletak di lokasi sejauh 825 tahun cahaya, tepatnya di galaksi Andromeda. Planet raksasa ini mengejutkan para astronom bukan hanya karena kedekatan jarak dengan bintang induknya, namun juga karena orbitnya yang di luar kebiasaan.

"KELT-1b berukuran cukup besar sampai-sampai sanggup menimbulkan gelombang pasang di bintang induknya. Selain itu, KELT-1b juga menarik bintang-bintang di sekitarnya agar berputar dengan rata-rata yang sama," jelas Beatty.

Dunia "Alien" Auriga
Planet kedua yang baru teridentifikasi adalah KELT-2Ab. Planet ini berada di lokasi sejauh 360 tahun cahaya di galaksi Auriga. Dunia asing ini 30 persen lebih besar dari Jupiter dengan massa sekira 50 persen lebih padat.

Bintang induk planet ini memiliki cahaya yang begitu terang sehingga bisa terlihat dari Bumi hanya melalui teropong. Karena sangat terang, para peneliti akan bisa membuat pengamatan langsung terhadap atmosfer planet melalui cahaya yang terpantul pada jangkauan pandang KELT.

KELT-2Ab mengorbit pada bintang yang sedikit lebih besar ketimbang Matahari. Kini para astronom sedang merencanakan pengamatan lanjutan menggunakan berbagai peralatan berbasis darat, termasuk teleskop Hubble.


(Sumber : Okezone)
Read More - Teleskop kecil temukan planet asing!!!

Monday, June 18, 2012

Wajah Micky Mouse di Permukaan Merkurius!!!

(Foto: Gizmodo)
CALIFORNIA - Salah satu tokoh ikon kartun Disney, Mickey Mouse, tertampil di permukaan planet Merkurius. Sekumpulan kawah berukuran besar menyusun lekuk demi lekuk yang menyerupai wajah tokoh kartun populer tersebut di permukaan planet merkurius.

Dilansir Digitalspy, Senin (18/6/2012), kawah itu ditemukan di belahan selatan Merkurius. Tepatnya terletak di barat laut dari kawah berukuran besar yang disebut Magritte. Objek unik tersebut tertangkap melalui foto dari NASA Messenger Probe yang bertujuan mengumpulkan gambar ketika matahari berada dekat cakrawala.

Selama waktu tertentu, matahari menghasilkan bayangan panjang yang membawa fitur terkecil pada permukaan planet. Pesawat luar angkasa Messenger adalah pesawat pertama yang mengorbit Merkurius sejak Maret 2011.

Selama misi menangkap objek luar angkasa di planet terkecil dalam sistem tata surya itu, terhitung Messenger telah mengoleksi hampir mendekati 100 ribu gambar. Pesawat luar angkasa itu juga mendapatkan perpanjangan satu tahun hingga Maret 2013.

Suhu siang hari di kawah Magritte meningkat menjadi 400 celcius (752 fahrenheit). Sedangkan di malam hari, suhu kawah itu turun ke minus 200 celcius (-328 fahrenheit).

Fenomena penampakan objek unik ini, sebelumnya juga pernah tertampil di Mars. Namun, bukan bentuk Mickey Mouse, melainkan menyerupai bentuk kepala gajah.

Objek foto yang tertangkap oleh Mars Reconnaissance Orbiter NASA di planet merah tersebut memberikan satu contoh dari fenomena Pareidolia. Disebut fenomena Pareidolia, karena seolah-olah mata dan otak manusia dapat dibujuk untuk melihat pola akrab pada pengaturan objek benda yang asing.




(sumber)



Read More - Wajah Micky Mouse di Permukaan Merkurius!!!

Friday, May 11, 2012

Kalender Maya Tertua Ditemukan di Kota yang Hilang

Ilustrasi (foto: google)
 GUATEMALA - Para arkeolog berhasil menggali kalender tertua milik peradaban kuno suku Maya di Amerika Tengah. Kalender tersebut dituliskan pada dinding sebuah bangunan di tengah kota padat yang pernah hilang.

Ratusan prasasti (glyphs) terukir atau terlukis pad runtuhan dinding bangunan yang terkubur di rimba Guatemala. Semua prasasti tersebut tampak mewakili siklus astronomi suku Maya yang mengikuti peredaran Matahari, Bulan dan planet-planet yang terlihat di mata seperti Venes.

Diwartakan The Independent, Jumat (11/5/2012), kalender tersebut dibuat beberapa abad sebelum suku Maya menciptakan Dresden Codex, yaitu kalender terkenal yang dibuat dari kulit kayu. Para ilmuwan mengatakan, Dresden Codex sendiri dibuat beberapa waktu menjelang Columbus menemukan 'Dunia Baru' pada 1492.

Ruangan yang menyimpan kalender berupa mural itu tampak sebagai tempat kerja para scribes (juru catat) yang hidup di kota Xultun. Kota ini merupakan sebuah kompleks bangunan yang luas di wilayah Peten, Guatemala, dan dibangun pada abad pertama sebelum masehi.

Kalender ini menampilkan siklus suku Maya seperti kalender upacara 260 hari, kalender Matahari 365 hari, kalender Venus 584 hari dan kalender Mars 780 hari. Penelitian ini sendiri dipublikasikan di jurnal Science.

"Untuk pertama kalinya kami melihat sesuatu yang mungkin merupakan rekaman orisinil disimpan oleh seorang scribe. Scribe inilah yang bekerja menjaga rekaman resmi komunitas suku Maya. Dan mereka melukiskannya pada tembok. Tampaknya mereka menggunakan itu seperti papan tulis," papar pimpinan ekspedisi tersebut, William Saturno dari Boston University.



(Sumber)
Read More - Kalender Maya Tertua Ditemukan di Kota yang Hilang

Thursday, May 10, 2012

4 Katai Putih Memakan "Bumi"

University of Warwick
 Planet mengalami ketidakstabilan orbit ketika bintang kehilangan energi, menjadi bintang raksasa merah hingga akhirnya katai putih.

 COVENTRY, KOMPAS.com - Studi astronomi terbaru berhasil menemukan empat bintang katai putih yang sedang "memakan" planet serupa Bumi.

Penemuan ini dapat memberi cerminan tentang apa yang akan terjadi pada Tata Surya ketika Matahari mati dalam waktu 5 miliar tahun lagi.

Seiring energi Matahari habis, Matahari mengembang menjadi bintang raksasa merah. Ketika hal ini terjadi, planet seperti Merkurius, Venus dan mungkin Bumi akan "tertelan".

Pada akhirnya, bagian luar dari atmosfer bintang akan melembung membentuk nebula, meninggalkan inti padat, sebuah bintang katai putih.

Nasib planet yang tak tertelan Matahari tak kalah sial. Planet-planet lain akan mengalami ketidakstabilan orbit hingga bisa bertabrakan satu sama lain.

Bisa terjadi, suatu planet pada akhirnya akan mendekati bintang katai putih dan termakan.

Pembuktian

Adanya bintang katai putih yang memakan "Bumi" ditemukan dengan analisis atmosfer bintang tersebut. Boris Gansicke adalah, astrofisikawan dari University of Warwick di Inggris adalah penemunya.

Normalnya, atmosfer bintang katai putih terdiri atas hidrogen, helium dan elemen lain yang relatif ringan. Sebabnya, gravitasi bintang katai putih menarik unsur yang lebih berat ke intinya.

Berdasakan hal tersebut, zat kimia lain yang ada di atmosfer bintang katai putih pasti berasal dari debris yang jatuh ke bintang itu.

Untuk melihat tanda-tanda bahwa bintang katai putih mengkonsumsi planet, Gansicke mengobservasi 80 bintang katai putih dalam sinar ultraviolet dengan Teleskop Hubble.

Astronom menemukan adanya empat bintang yang atmosfernya memiliki oksigen, magnesium, besi, silikon dan sedikit karbon. Elemen tersebut adalah elemen yang diharapkan ditemukan di bintang yang memakan planet.

"Kemelimpahan yang kami temukan hampir sama dengan yang ada di Bumi. Jika Anda menjadikan Bumi debu dan menaruhnya di bintang katai putih, maka komposisi kimianya akan cocok dengan penemuan," kata Gansicke.

Sebuah bintang, bernama PG0843+516, bahkan memiliki kandungan besi lebih banyak dari katai putih lain, juga memiliki kemelimpahan belerang dan nikel. Hal ini menunjukkan bahwa bintang itu tengah melahap inti planet.

"Jika Anda penasaran dengan rupa inti Bumi, itu seperti besi murni dan nikel. Apa yang kami bayangkan adalah melihat sebuah benda yang pada sebelumnya cukup besar untuk memiliki inti besi," ungkap Gansicke seperti dikutip National Geographic, Senin (7/5/2012).

Menurut Gansicke, debu di sekeliling bintang katai putih bisa habis dalam beberapa ribu atau puluh ribu tahun. Namun, adanya potongan planet lain yang jatuh bisa menambah "makanan" yang harus dihabiskan.

Astronom belum bisa memperkirakan berapa fragmen, atau mungkin juga planet, yang tersisa dari proses ini. Belum bisa diperkirakan juga nasib planet-planet yang tak termakan. 



(Sumber)
Read More - 4 Katai Putih Memakan "Bumi"

Wednesday, May 9, 2012

Jika Air di Bumi ini Dikeringkan...... Masuk Kedalam gelembung dengan lebar 860 mil



 Ketika orang berbicara tentang persediaan air akan habis, hal ini sering sulit untuk dibayangkan - tetapi menurut Survei Geologi pemerintah AS, semua air di Bumi akan masuk ke dalam gelembung dengan lebar 860 mil.
Sekitar 70% permukaan bumi tertutup air IS - tapi itu adalah lapisan yang sangat, sangat tipis.
Setiap laut, sungai dan danau bawah tanah akan masuk ke dalam apa yang tampak seperti 'melepuh' biru kecil di sisi planet kita. "Kamu tahu, Bumi adalah tempat yang berair - tetapi semua air pada, dalam, dan di atas bumi akan mengisi bola ukuran bahwa bola biru kecil duduk di Amerika Serikat, mencapai sekitar Salt Lake City, Utah untuk Topeka, Kansas, "kata siaran USGS.
Lautan menampung sekitar 96,5 persen dari semua air bumi.

Air juga ada di bumi di udara sebagai awan dan uap air, di danau dan sungai, di icecaps dan gletser, dan dalam makhluk hidup - tetapi semua itu akan masuk ke dalam bola kecil.

'Sebagian besar air di permukaan bumi, lebih dari 96 persen, adalah air garam di lautan, "kata USGS.
"Tapi itu adalah sumber air tawar, seperti air di sungai, sungai, danau, dan air tanah yang menyediakan orang (dan semua kehidupan) dengan sebagian besar air yang mereka butuhkan sehari-hari untuk hidup. Air yang ada di permukaan bumi mudah untuk memvisualisasikan, dan pandangan Anda tentang siklus air mungkin bahwa curah hujan mengisi sungai dan danau.
"Tapi, air yang tak terlihat di bawah kaki kita sangat penting untuk hidup, juga. Bagaimana Anda menjelaskan aliran di sungai setelah berminggu-minggu tanpa hujan? Bahkan, bagaimana Anda menjelaskan air mengalir ke jalan ini pada hari ketika hujan tidak turun? Jawabannya adalah bahwa ada lebih banyak pasokan air kita dari sekedar air permukaan, ada juga banyak air di bawah kaki kita. "





 

Read More - Jika Air di Bumi ini Dikeringkan...... Masuk Kedalam gelembung dengan lebar 860 mil

Thursday, May 3, 2012

Fosil Kutu Raksasa Ditemukan.....

(Foto: Ibtimes.co.uk)

 BEIJING - Ilmuwan asal China menemukan fosil kutu raksasa yang dikenal dengan nama Pseudopulex Magnus. Hewan tersebut kabarnya memiliki ukuran tubuh sekira 10 kali dari kutu pada hewan peliharaan.

Dilansir International Business Times, Kamis (3/5/2012), kutu yang ditemukan di wilayah Mongolia, China tersebut dipercaya menghisap darah dinosaurus pada zamannya sekira jutaan tahun lalu. "Ini adalah serangga yang jauh lebih besar dari kutu modern. Dari ukuran proboscis (serupa belalai) pada kutu tersebut, kami bisa katakan bagian itu memiliki fungsi tersendiri," ujar profesor Emeritus of Zoology di Oregon State University, George Poinar.

Studi ini menyatakan, meskipun kutu tersebut terlihat serupa dengan kutu modern, namun mereka tidak identik. Ilmuwan meyakini kutu raksasa itu memiliki garis keturunan yang terpisah dan akhirnya punah.

Para ilmuwan menemukan tubuh kutu raksasa itu memiliki bentuk yang datar seperti bedbug (kutu busuk). Selain itu, kutu raksasa ini juga memiliki cakar berbentuk panjang yang bisa menembus kulit dinosaurus, sehingga kutu tersebut bisa menghisap darahnya.

Sedangkan, ilmuwan mengatakan bahwa kutu modern memiliki antena lebih pendek serta mampu bergerak cepat pada bulu hewan peliharaan. "Anda tidak akan berbicara mengenai masa lalu yang indah apabila anda digigit oleh serangga ini. Ini akan terasa seperti jarum suntik, sengatan kutu. Kita bisa bersyukur kutu modern tidak sebesar ini," ungkap Poinar.

"Ini benar-benar fosil yang terawat baik. Temuan ini memberi sekilas gambaran kehidupan pada masa lampau, pada zaman Cretaceous (kapur) dan Jurassic," tambahnya.

Meskipun kutu modern tidak sebesar kutu raksasa di zaman purba, namun kutu modern juga bisa merugikan. Hampir sebagian anjing atau kucing telah lolos dari serangan kutu modern itu. Hewan kecil itu juga bisa membawa penyakit bagi manusia, seperti penyakit bubonic plague (pes) yang konon menewaskan hingga 75 juta orang.

Sekilas mengenai penyakit pes, pes adalah penyakit yang disebabkan oleh enterobakteria yersinia pestis (dinamai oleh bakteriolog asal Perancis A.J.E. Yersin). Penyakit pes dibawa oleh hewan pengerat (terutama tikus). Wabah penyakit ini kerap kali terjadi di berbagai belahan dunia dan telah menimbulkan korban jiwa yang besar.


(Sumber)
Read More - Fosil Kutu Raksasa Ditemukan.....

Ilmuwan Temukan Enzim untuk Perlambat Penuaan Astronot

(Foto: Spacedaily.com)
ROMA - Riset terbaru yang dipublikasikan online dalam jurnal Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB) mengungkapkan, ilmuwan telah menemukan enzim tertentu yang disebut 5-lipoxygenase. Enzim tersebut diklaim mampu memperlambat proses penuaan pada astronot ketika di luar angkasa.

Dilansir Spacedaily, Rabu (2/5/2012), enzim ini memainkan peran kunci terkait dengan kematian sel yang disebabkan oleh lingkungan yang dinamakan microgravity. Selain itu, enzim ini juga dipercaya dapat membantu mencegah atau mengurangi masalah mengenai kekebalan tubuh pada astronot.

Tidak hanya untuk para astronot, temuan enzim ini juga bisa diterapkan pada pasien di Bumi. Enzim itu bisa dijadikan sebagai terapi atau pengobatan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh pada usia lanjut.

"Hasil dari penelitian ini memungkinkan untuk dapat membantu meningkatkan kesehatan pada orang tua. Kondisi di luar angkasa bisa menimbulkan masalah seperti gejala fisiologis yaitu penuaan. 5-lipoxygenase bisa sebagai penghambat, enzim itu telah digunakan untuk mengekang inflamasi (peradangan) penyakit pada manusia," ujar peneliti Department of Biomedical Sciences di University of Teramo, Italy.

"Tidakmengherankan bahwa tubuh memerlukan gravitasi planet Bumi untuk berfungsi dengan baik, karena kita berevolusi untuk bertahan hidup di planet ini. Manusia yang pergi ke luar angkasa, perlu mengetahui bukan hanya bagaimana mengamankan kondisi di luar angkasa, tetapi juga mengamankan kesehatan tubuhnya," pungkas peneliti yang juga merupakan editor jurnal FASEB, Gerald Weissmann.



(Sumber)
Read More - Ilmuwan Temukan Enzim untuk Perlambat Penuaan Astronot