Thursday, July 5, 2012

5 Bahasa Tangan Yang Harus Dipahami Ketika Menyelam

Dok Thinkstock

Jakarta - Jempol ke atas, jempol ke bawah, telapak tangan goyang-goyang. Itu semua bukanlah permainan tebak gaya. Di dalam air, itulah cara paling jitu untuk berkomunikasi sesama penyelam. Yuk pelajari maknanya!

Beberapa peraturan akan disampaikan pemandu sebelum diving. Salah satu di antaranya adalah bahasa isyarat selama berada di dalam air. detikTravel sempat mendapat kuliah singkat mengenai ini saat intro diving di Labuan Bajo, Flores, NTT, awal Juni lalu. Inilah 5 bahasa isyarat saat menyelam yang disampaikan oleh instruktur dari Bajo Dive, Anke.

1. Jempol menghadap ke atas

"Di dalam air, tanda seperti ini artinya naik ke atas," ujar Anke sambil menaikkan jempolnya. Ya, jika biasanya tanda jempol diartikan sebagai kata 'OK', kini berbeda. Saat ingin ke atas karena ada masalah atau merasa sudah terlalu dalam menyelam, tanda ini yang akan mengajak Anda lebih dekat dengan permukaan.

Saat menyelam, tanda 'OK' disimbolkan dengan cara lain, bukan jempol ke atas. Maka sebisa mungkin jangan tertukar saat sedang menyelam. Ingat-ingat agar tidak menimbulkan salah arti.

2. Jempol dan telunjuk membentuk huruf 'O'

Untuk isyarat 'OK' digunakan telunjuk dan jempol yang membentuk huruf 'O'. Isyarat ini biasanya digunakan untuk menggambarkan keadaan yang terkendali. Pemandu biasanya sering memberikan isyarat ini untuk bertanya apakah Anda baik-baik saja atau tidak. Jangan tertukar dengan tanda jempol ke atas ya.

3. Jempol ke bawah

"Ingin menyelam lebih dalam, ini tandanya," lanjut wanita berambut keriting yang berasal dari Jerman ini. Tanda jempol ke bawah memiliki arti untuk menyelam lebih dalam. Biasanya, saat baru menyelam, pemandu suka menggunakan tanda ini untuk mengajak berenang ke bawah.

"Ini adalah isyarat favorit saya," ucap Anke sambil terkekeh.

4. Menggoyangkan telapak tangan

"Saat ada masalah, isyarat ini yang digunakan," kata Anke sambil menggerakkan telapak tangan kirinya seperti kapal yang sedang oleng.

Arus yang tiba-tiba datang atau perlengkapan selam yang macet bisa dibicarakan dengan teman sekelompok atau pemandu dengan menampilkan isyarat ini. Saat tangan sudah bergoyang seperti mencontohkan perahu yang oleng, berarti sedang ada masalah. Biasanya, isyarat yang digunakan selanjutnya adalah jempol ke atas.

5. Gerakan tangan memotong di leher

"Ini adalah gerakan yang saya paling tidak suka," ujar Anke sambil menggeleng-gelengkan kepala. Tangan yang menarik garis horizontal seperti memotong di leher, memiliki arti kehabisan oksigen. Hal itu menandakan Anda tidak bisa lagi bernafas dan harus segera naik ke permukaan.

Gerakan ini paling dihindari oleh para diver karena siapapun yang mengeluarkan isyarat tersebut sedang dalam keadaan bahaya. Jika mendapati teman mengeluarkan isyarat tersebut, segera dorong ke atas karena kemungkinan besar ia tidak bisa mengisi oksigen di jaket yang dapat memudahkan tubuh naik ke atas.




(detik.com)

No comments:

Post a Comment

Recommended Post Slide Out For Blogger